Bandar Sribhawono, 8 Desember 2025 – UPTD SMP NEGERI 1 Bandar Sribhawono menjalankan serangkaian kegiatan Green School yang berlangsung pada tanggal 8 – 10 Desember tahun Pelajaran 2025 / 2026 sebagai upaya meningkatkan kesadaran siswa/i terhadap pentingnya menjaga lingkungan.Program ini dilaksanakan selama tiga hari dalam seminggu dengan kegiatan yang berbeda-beda pada hari Senin,Selasa,dan Rabu. Kegiatan ini dilaksanakan setelah AASG selesai.
Pada hari Senin,seluruh siswa/i diwajibkan membawa tumbler dan wadah makan sebagai langkah nyata mengurangi sampah plastik sekali pakai.Selain itu,setiap kelasnya diberi tugas untuk membuat satu slogan yang berjudul ” SATU HARI TANPA SAMPAH PLASTIK,” kemudian nantinya akan dipajang dilingkungan sekolah untuk mengkampanyekan prilaku ramah lingkungan.
Memasuki hari Selasa,kegiatan difokuskan pada perawatan TOGA( Tanaman Obat Keluarga ) dan taman sekolah.Seluruh siswa/i diwajibkan membawa alat untuk menanam seperti cangkul,sekop dan gunting tanaman.Siswa/i secara bergiliran melakukan perawatan seperti penyiraman,penyiangan,serta penataan tanaman agar lingkungan sekolah tetap hijau,asri,dan nyaman.
Sementara itu,pada hari Rabu ,sekolah mengadakan kegiatan daur ulang,meliputi pengelompokan limbah organik dan anorganik,serta pembuatan ecobrick.Pembuatan ecobrick bertujuan untuk menghias area tanaman di depan kelas.Kreasi diserahkan sepenuhnya kepada wali kelas dan murid bisa melihat Youtube,alat yang diperlukan yaitu cangkul kecil / ganco,supaya lebih menarik ecobrick boleh dicat disekolah.Sedangkan,daur ulang limbah organik dan anorganik bertujuan untuk mengurangi sampah dan menjaga lingkungan.
Kepala UPTD SMP NEGERI 1 Bandar Sribhawono,Ibu Yeni Sulistiyani M.Pd,menyatakan bahwa progran Green School ini diharapkan mampu menumbuhkan karakter peduli lingkungan sejak dini.”Kami ingin membiasakan siswa/i untuk hidup bersih,bertanggung jawab,dan kreatif dalam mengelola sampah.”
Melalui kegiatan ini,sekolah berharap tercipta lingkungan belajar yang bersih dan berkelanjutan,sekaligus menjadi contoh bagi sekolah lain dalam menerapkan budaya ramah lingkungan.
PENULIS: SHENA ARTA ANZANI

